Dengan Belati ini
Kuharap, aku bisa menyentuh hatimu
membuka pikiranmu
meyakinkanmu bahwa,
kau ada di dalam hatiku
Bagai belati
Indah rona wajahmu,
Tawamu yang tak bisa lagi kudengar,
Senyummu yang kini abadi,
mengingatkanku pada warna itu
yang menghiasi dirimu dan milikku.
Darah itu merah
Dengan membawa belati, aku menghampirimu
Menyapamu dengan senyum
Berbincang dengan dirimu
dan berpisah dengan salam
Belati tetap bersamaku.
(Apa? Mengharapkan pembunuhan?)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ayo, mohon bantu memupuk rasa percaya diri sang admin.
Anon, siapapun anda, saya akan menerima pesan apapun dari anda.